Menanggapi rencana tersebut, Ketua Harian Dewan Mesjid Indonesia, Drs. Syafruddin, MSi, menyambut hangat gagasan Dr. Nasir Al Zahrani dan kawan kawan. Menurut Syafruddin, pesan pesan dari museum ini sangat penting diketahui generasi saat ini dan akan datang sehingga gambaran jejak tentang Islam tidak terputus.
Indonesia tentu kata Syafruddin, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, sangat berkepentingan dan relevan untuk menjadi salah satu negara yang ikut mengembangkan museum ini. Karena museum tersebut dapat menjadi forum pembelajaran tentang Islam sekaligus obyek wisata religius.
Syafruddin menjanjikan akan membicarakan dan terlebih dahulu meminta restu kepada Ketua Umum DMI, M. Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden RI.
"Segala keputusan tentang pembangunan Museum akan diserahkan kepada Ketua Umum DMI M. Jusuf Kalla, yang juga sebagai orangtua kami," kata Syafriddin kepada para pendiri museum ini.