Mantan Panglima TNI itu meminta massa SP-AMT Pertamina menuntut perusahaan yang menyalurkan mereka, bukan kepada Presiden.
"Saya pikir, taat azas lah, jangan dikit-dikit semuanya Presiden. Itu lah saya buru-buru memanggil Dirutnya. Itu hanya kelompok kecil ya," kata dia.
Moeldoko menyatakan banyak kelompok yang memanfaatkan situasi menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019 dengan menuntut sejumlah permasalahan kepada Presiden. Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar mendapatkan respon Kepala Negara.
"Saya pikir mereka-mereka sudah diterima dan penyelesaiannya, penyelesaiannya yang bagaimana sesuai prosedur mereka bekerja," ujarnya.
Baca Juga: Jokowi Lantik 5 Dubes RI untuk Negara Sahabat
(Edi Hidayat)