Ia mengatakan, tempat ini sendiri jarang dipakai untuk kegiatan, terakhir pada 10 Februari. Meski jarang ada kegiatan, setiap hari lokasi selalu dibersihkan. Suharjo menuturkan, pada Jumat pagi belum ada coretan, dan bisa dipastikan terjadi pada malamnya atau Sabtu dini hari.
View this post on Instagram
A post shared by museum benteng vredeburg (@museum.benteng.vredeburg) on
Suharjo mengatakan, lokasi relief yang menjadi sasaran aksi vandalisme ini berada di sisi dalam di belakang patung utama. Lokasi tersebut sebenarnya sudah dipasangi kamera CCTV, namun arahnya tidak di belakang panggung. Maka itu, untuk pengamanan ke depan akan ditambah jumlah kamera CCTV-nya.
"Kita akan tambah lagi dua atau tiga," ucap Suharjo.
(Baca juga: Vandalisme di Monumen Serangan 1 Maret, Petugas Sebut Ini yang Terparah)