JAKARTA - Upaya pemadaman api yang membakar belasan kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara masih terus dilakukan. Hingga pukul 20.45 WIB, api belum padam dan hampir enam jam berlalu.
Menurut Kasudin Damkar Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, informasi terjadinya kebakaran pada pukul 15.16 WIB. Sedangkan unit pemadam kebakaran langsung dikerahkan dan tiba di lokasi sekira pukul 15.20 WIB.
"18 kapal (yang terbakar). Untuk korban dan penyebabnya belum (ada info). Api masih merah," kata Satriadi kepada Okezone, Sabtu (23/2/2019).
(Baca Juga: Penyebab Terbakarnya Kapal Nelayan di Muara Baru Diduga Mesin Las Sedot Air)
Sementara itu, ada 19 unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Para petugas masih berusaha keras menguasai si jago merah.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Reynold Hutagalong menduga terbakarnya kapal nelayan karena pengelasan mesin penyedot air. Mesin las yang menimbulkan percikan api diduga menimbulkan korsleting listrik.
"Di sini telah terjadi kebakaran berawal dari adanya pengelasan listrik di fondasi mesin penyedot air kapal," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Reynold Hutagalong.
(Baca Juga: Api Masih Berkobar, Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru Jadi 18 Unit)
#InfoKebakaran Sabtu, 23 Februari 2019 | Terima Berita 15.19 | Pelabuhan Muara Baru depan Kantor Syahbandar Kel.Penjaringan Kec.Penjaringan Jakarta Utara | Objek Kapal Nelayan | Pengerahan 21 Unit | Saat ini masih dilakukan pemadaman 20.08 pic.twitter.com/ncXIHqDjfC
— DPKP DKI Jakarta (@humasjakfire) 23 Februari 2019
(Arief Setyadi )