JAKARTA – Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) meminta kepada seluruh kadernya siap perang demi memenangkan Joko Widodo-Maruf Amin, karena hari pemilihan tinggal 50 hari lagi.
"Bukan untuk bersantai-santai, ini bukan perang udara lagi. Jadi hari ini, sampai 17 April adalah perang infanteri, perang darat yang pasukan terdepannya adalah saudara-saudara sekalian," katanya di depan ratusan Kader PPP yang hadir di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP ke IV di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/2/2019).
Ia juga meminta kepada seluruh kader untuk bekerja keras, agar partai lambang kabah itu meraih tiga besar di Pemilu 2019 mendatang. Romy menilai strategi tatap muka menjadi senjata ampuh untuk meraih target tersebut.
Baca: Program SDM Diyakini Terus Meningkat bila Jokowi Lanjutkan Pemerintahan
Baca: Ma'ruf Amin: Saya ini Kiai, Tukang Azan, Kok Dibilang Bakal Enggak Ada Azan
"Serangan infanteri bisa diterapkan melalui pergerakan secara door to door (pintu ke pintu-red) dan canvassing (menyisir-red)," lanjutnya.
"Semua parpol, semua sudah melakukan kerja cerdas, tak lagi berkampanye dilakukan secara terbuka di panggung dengan menghadirkan artis, yang kita perlukan adalah kerja canvassing, door to door, dari pintu ke pintu," kata Romy.
(Rachmat Fahzry)