JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy (Romy) menanggapi tiga ibu rumah tangga menyatakan jika Joko Widodo menang maka tidak akan ada azan yang sempat viral dianggap fitnah yang sangat keji.
"Saya melihat videonya, menurut saya itu Super fitnah, itu lebih dari fitnah, karena pertama, tidak pernah ada apa yang mereka disampaikan itu tidak ada ceritanya azan akan dilarang," katanya di Kemayoran, Jakarta Pusat. Rabu (26/2/2019) dini hari.
Menurutnya, di Indonesia yang merupakan mayoritas beragama islam, pemerintah tidak akan mungkin melarang azan.
"Bagaimana mungkin akan dilarang di sebuah negara yang penduduknya mayoritas islam," ujarnya.