Sinergi Pemerintah Hadapi Kerawanan Pemilu Serentak 2019

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Kamis 28 Februari 2019 16:20 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo saat Rakornas Bidang Kewaspadaan Nasional dalam Rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (28/2/2019). (Foto : Dok Puspen Kemendagri)
Share :

BATAM – Potensi kerawanan Pemilu yang merupakan tantangan demokrasi harus dihadapi dan diantisipasi seluruh pihak karena dapat meningkatkan suhu politik nasional dan mengganggu kestabilan bangsa. Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah perlu bersama-sama dengan aparat keamanan terus bersinergi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pemantapan guna mewujudkan sukses Pemilu 2019.

Berdasarkan keterangan yang diterima, dalam Rakornas Bidang Kewaspadaan Nasional dalam Rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (28/2/2019), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menjabarkan sejumlah tantangan dan kerawanan dalam Pemilu Serentak 2019. Kategori tersebut diklasifikasikan dalam variabel dan indikator yang memengaruhinya.

Pertama, variabel Kamtibmas, indikatornya; konflik pendukung, isu suku, agama, ras, antargolongan (SARA), hoaks, dan konflik batas wilayah.

Kedua, variable Daftar Pemilih Tetap (DPT), indikatornya; pemilih ganda dan perekaman KTP elektronik.

Ketiga, variabel netralitas ASN, indikatornya; mobilitas ASN dan penggunaan fasilitas negara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya