"Kami tidak dapat mengonfirmasi atau menyangkal informasi ini," kata layanan pers rumah sakit sebagaimana dilansir Sputnik, Senin (4/3/2019).
Pemilihan presiden Aljazair dijadwalkan digelar pada 18 April, tetapi sejauh ini pihak oposisi belum menyepakati kandidat bersama untuk dicalonkan.
BACA JUGA: Bouteflika Tidak Akan Menjabat Penuh Jika Terpilih Lagi Menjadi Presiden Aljazair
Pencalonan kembali Bouteflike menimbulkan kemarahan rakyat Aljazair. Pada Jumat, ribuan orang di seantero negara Afrika Utara itu turun ke jalan melakukan demonstrasi menentang pencalonan Bouteflika. Polisi menangkap puluhan orang, termasuk jurnalis dalam demonstrasi yang berujung dengan bentrokan itu.
Bouteflika menderita stroke pada 2013 dan sejak itu harus duduk dan beraktivitas di kursi roda. Dia sangat jarang muncul di muka umum.
(Rahman Asmardika)