Seorang teman Laniado, yang tidak ingin disebut namanya mengatakan bahwa Laniado selalu peduli dengan penampilannya dan bagaimana cara orang lain melihantnya.
"Orang Argentina, kamis biasa memanggil dia di Omega Diamonds, karena dia tampak seperti penari tango."
Laniado memulai karirnya di Afrika pada usia 20-an. Ia tidak melanjutkan sekolah hingga universitas dan pertama kali bekerja sebagai tukang pijat di hotel Hilton di Tel Aviv, Israel.
Pada 2015, Laniado menjual berlian paling mahal di dunia yang disebut Blue Moon of Josephine kepada pengusaha Hong Kong dan penjahat terpidana Joseph Lau Luen Hung seharga USD 48,4 juta atau setara Rp674 miliar.
(Rachmat Fahzry)