"Mereka tidak memperlakukannya sebagai manusia yang memiki hak asasi manusia, sama seperti orang lain," ujar Karen.
Ashleigh tinggal di Sittingbourne, Inggris. Ia tidak mendapat perawatan medis apa pun di tempat tinggalnya.
Keluarga Ashleigh telah berulang kali mendapat kesulitan saat bersinggungan dengan pihak berwenang Australia.
"Aku jijik, malu, dan kesal. Dia adalah darah dan dagingku," kata Karen.
Baca: Di Usia 92 Tahun, Ratu Elizabeth II Unggah Posting Instagram Pertamanya
Baca: Lindungi Hak Tahanan, Inggris Akan Punya Penjara Transgender Pertama