Keluarga Ashleigh berencana pindah ke Australia secara permanen pada tahun 2003. Namun Pemerintah Australia menolak untuk memperbarui visa Ashleigh, padahal Karen dan suaminya dan anak mereka yang lain diberikan izin untuk tinggal.
Mereka diberi tahu bahwa Ashleigh akan menjadi beban negara.
Karen berujar, "Saya tahu mereka ketat dengan peraturan, tetapi ini hanya diskriminasi karena dia mengidap down syndrome.”
keluhan Karen menjadi viral, dan mendapat respon pihak Australia dengan memberikan visa kepada Ashleigh tanpa penjelasan atau permintaan maaf.
“Saya lega tetapi kedutaan tidak memberi kami penjelasan atau permintaan maaf," kata Karen.
(Rachmat Fahzry)