Kata Irra, dalam peristiwa tersebut tidak ada petugas Jasa Marga yang mengalami luka. Namun terdapat kerugian material pada peralatan tol.
"Pihak Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) sebagai pengelola operasional ruas tersebut telah melaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini dalam proses penyidikan," sambungnya.
Dan saat itu, sambung Irra, pihaknya telah melakukan perbaikan dan proses transaksi berjalan normal kembali.
"Saat ini sudah normal kembali," pungkasnya.
(Awaludin)