Sebelumnya, Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia HMKI Soenoto menyampaikan, pengusaha mebel dan kerajinan harus dapat bersaing dengan pengusaha dari luar negeri, tetapi saat ini terdapat hambatan, yaitu SVLK yang dilakukan di hulu dan hilir.
"Kami bukan tidak setuju tapi kalau bisa diberlakukan di hulu saja jangan di hilir, karena hilir ini adalah user. Di hilir tidak perlu melakukan verifikasi ulang dan tidak mungkin juga verifikasi double, ini akan sangat menghambat," ucap Soenoto.
(Qur'anul Hidayat)