Ini Identitas Pemotor yang Ngaku Teroris dan Ancam Bom Polisi di Tangsel

Hambali, Jurnalis
Kamis 14 Maret 2019 17:04 WIB
Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho Hadi (foto: Hambali/Okezone)
Share :

TANGERANG SELATAN - Polisi dibantu personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri berhasil mengungkap identitas pria pengendara sepeda motor yang mengancam akan mengebom polisi di perempatan German Centre, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Pria tersebut bernama Ahmad Sahrudin alias Bored (32) dan beralamat tinggal di Kampung Semapal, Babakan, Setu, Kota Tangsel. Seunit sepeda motor yang dikendarainya bermerek Yamaha Mio GT dengan STNK bernomor polisi B 3316 NZB.

(Baca Juga: Tak Pakai Helm, Pemotor di Tangsel Ngaku Teroris dan Ancam Bom Polisi yang Menghentikannya) 

"Identitasnya berhasil kita ungkap, setelah penyidik datang menjemput pihak keluarga. Karena memang saat diamankan AS ini tidak membawa identitas apapun," terang AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel kepada wartawan, Kamis (14/3/2019).

 

Dalam pemeriksaan, dikatakan Alex, Polres Tangsel dibantu pula oleh tim Densus 88 Mabes Polri. Petugas berupaya memastikan apakah ancaman yang disampaikan AS ada kaitannya dengan jaringan teroris di Indonesia.

"AS ini sempat teriak dia teroris, dia anak buahnya Amrozy, dia terlibat dalam pemboman di Sarinah (Jakarta). Makanya dilibatkan juga tim Densus 88 guna mengecek kebenarannya," sambung Alex.

AS diamankan pagi tadi sekira pukul 10.18 WIB di dekat Pos Polisi Perempatan German Centre. Dia berteriak mengaku anggota teroris, serta mengancam anggota polisi Brigadir Gatot Tri Prasetyo yang berusaha menghentikannya karena pelanggaran lalu lintas.

(Baca Juga: Densus 88 Dilibatkan Periksa Pemotor yang Ancam Ngebom Polisi di Tangsel)


(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya