Saat mengendarai sepeda motor, Syahrudin tidak mengenakan helm yang tergantung di cantelan depan sepeda motor. Sontak hal itu membuat salah satu anggota polisi lalu lintas (polantas), Brigadir Gatot Tri Prasetyo menghentikan laju motornya.
"Saat disetop karena tak memakai helm, dan sepeda motornya juga tak ada plat nomor di bagian belakang, lalu AS ini berteriak-teriak jika dia anggota teroris, anak buah Amrozi. Itu hanya spontanitas saja," kata Alex.
Mengetahui rekam medis pelaku, polisi akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan proses hukum dan memulangkan Ahmad Syahrudin kepada keluarganya.
(Rizka Diputra)