Muhammad Bayu Vesky dan Bambang Safari mengklaim, sudah mendapat banyak dukungan tokoh masyarakat, ulama, cadiak pandai dan niniak mamak. "Kami bergerak dari rumah ke rumah, dari pintu ke pintu. Kita tangkal hoax dengan data, kita lawan fitnah untuk pak Jokowi dengan kesejukan," kata para relawan lainnya.
Baca juga: Ma'ruf Amin Akan Utamakan Data, Bukan Retorika saat Debat Cawapres
Sementara itu, Linda dan Idhe, dua dari ratusan kaum perempuan yang melakukan door to door melawan hoax dan fitnah terhadap Jokowi-Amin di Payakumbuh dan Limapuluh Kota menyebut, animo masyarakat sangat tinggi untuk Jokowi-Amin.
Relawan Jokowi-Amin di Payakumbuh dan Limapuluh Kota, sebut Muhammad Bayu, tidak akan berhenti bergerak hingga nantinya mengawal perolehan suara Jokowi-Amin pada 17 April 2019.
Muhammad Bayu Vesky dan Bambang menduga, gerakan relawan Jokowi-Amin sudah mulai mengganggu radar Prabowo-Sandiaga Uno. "Kita akan acak-acak basis suara pak Prabowo pada 2014 lalu. Wajar, kalau kemarin, Prabowo utus Cawapresnya, Sandiaga Uno ke sini (Sumbar)," tawa Bayu Vesky dan Bambang Safari.