Kondisi ini, ungkap Henry menandakan bila warga desa ingin adanya perubahan. Warga menginginkan mereka memiliki wakil di parlemen yang benar-benar mengerti masalah mereka.
"Ini suatu bukti, kalau masyarakat itu sebenarnya ingin suatu perubahan. Ini juga sebagai bukti, bila mereka ingin memiliki wakil di parlemen yang benar-benar paham dengan masalah masyarakat. Dan selama ini, mereka tidak pernah mendapatkan itu,"ungkapannya.
"Karena, wakil yang mereka pilih lima tahun lalu, sepuluh tahun lalu, tak pernah turun ke masyarakat. Dan di pemilu ini, mereka melihat saya berbeda dengan caleg lainnya," imbuhnya.
Atas kondisi tersebut, diakui oleh Henry menambah semangat dirinya untuk benar-benar membela kepentingan rakyat di parlemen nanti.
"Saya akan terus turun ke masyarakat. Dan akan saya agendakan untuk terus turun ke masyarakat. Sejak bulan November hingga saat ini, saya sudah paham apa masalah masyarakat itu," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)