MATARAM - Sebanyak dua orang meninggal dunia yang terkena longsoran gempa air terjun Tiu Kelep di Desa Senaru, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat pascagempa tektonik 5,8 Skala Richter (SR).
Pihak BPBD dan Dikes Pemda KLU telah menerjunkan empat ambulans ke lokasi kejadian bersama personil dan paramedis.
"Baru bisa dievakuasi lima orang, dua orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka, seorang dirawat di Puskesmas Bayan," kata Mujaddid Muhas, Kepala Bagian Humas Pemkab Lombok Utara kepada ANTARA, Minggu (17/3/2019).
Selain itu, ada 40 wisatawan yang terjebak lokasi air terjun Tiu Kelep, didominasi wisman dari Malaysia. Mereka terkepung longsoran di sekitar kejadian. Korban dominan berasal dari wisatawan Malaysia dan domestik.