JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan bahwa pemilih yang berasal dari kaum milenial yang memiliki populasi sebesar 44.7 persen memiliki dua alasan kuat yang akan membuat mereka tidak akan menggunakan hak pilihnya atau golput.
Berdasarkan survei yang dilakukan, pemilih milenial akan melakukan golput dikarenakan tidak terpapar informasi mengenai waktu pelaksanaan Pemilu, dan yang kedua adalah apatisme terhadap politik.
"Alasan kenapa golput di segmen ini ada dua, yang pertama masalah tidak terinformasi, kedua apatisme politik di pemilih milenial," ujar Ikrama Masloman selaku peneliti dari LSI Denny JA dikantornya, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2019).
"Kita tahu bahwa pemilih milenial ini mereka karakternya progresif, dan kritis. Progresif, dan kritis erat kaitannya dengan kekecewaan melihat fenomena politik tadi. Sehingga mereka cenderung mengambil jarak politik," tambahnya.
Menurut Ikrama Masloman apatisme terhadap politik dapat menguat dikalangan milenial dikarenakan terdapatkan beberapa gerakan-gerakan yang mengarah kepada golput, seperti meme yang dilakukan akun anonim Nurhadi-Aldo, dan slogan-slogan golput lainnya.
(Baca Juga: Minim Informasi, LSI Denny JA Prediksi Angka Golput di Pemilu Terus Naik)