BENGKULU – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin terus melakukan safari politik ke sejumlah daerah. Pada hari ini, Rabu (20/3/2019), Kiai Ma'ruf terbang ke Bengkulu untuk menghadiri Dialog Kerukunan Antarumat Beragama.
Dialog tersebut dihadiri Ketua Komunikasi Antarumat Beragama, Ketua Persatuan Antarumat Buddha Indonesia, Ketua Persatuan Umat Hindu Dharma Indonesia, Ketua Pengurus Umat Kristen, dan para tokoh agama.
Dalam sambutannya, Kiai Ma'ruf mengimbau kepada para tokoh dari berbagai agama tersebut untuk mencegah paham-paham intoleran di Indonesia, sehingga keutuhan bangsa tetap terjaga.
"Kita harus menjaga merawat keutuhan bangsa ini dan mencegah terjadinya konflik, mencegah terjadinya paham-paham intoleran, baik dari kalangan Islam maupun non-Islam," ujar Kiai Ma'ruf saat sambutan dalam acara Dialog Kerukunan Antarumat Beragama di Bengkulu.
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini mengatakan, penembakan dan bom yang terjadi di luar negeri selama ini salah satunya karena munculnya kelompok-kelompok intoleran. Karena itu, menurut dia, hal itu harus diantisipasi di Indonesia.
"Jadi intoleran itu bisa dari mana saja, ini harus kita lawan supaya keutuhan bangsa ini, kehidupan kita harmonis, jangan sampai tidak harmonis," tuturnya.
(Baca Juga : Survei Litbang Kompas: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 49,2%, Prabowo-Sandi 37,4%)
Setelah menghadiri Dialog Antar Umat Beragam di Bengkulu, sore nanti Kiai Ma'ruf akan langsung bertolak ke Kalimantan Timur. Ulama berusia 76 tahun ini seakan tak kenal lelah untuk selalu memenuhi undangan masyarakat.
"Sore nanti ke Kaltim, Balikpapan, Samarinda, baru pulang langsung ke Banten lagi untuk bersilaturahmi, bertatap muka dengan masyarakat untuk membangun solidaritas, keutuhan, kebersamaan dalam kita membangun bangsa dan negara," ujar Ketua Umum MUI ini.
(Baca Juga : Respons Survei Kompas, TKN Masih Optimis Jokowi-Ma'ruf Menang)
(Erha Aprili Ramadhoni)