"Pak, bu. Bagaimana kabarnya? Mudah-mudahan diberikan kekuatan menghadapi musibah ini. Insyaa Allah nanti akan ada bantuan dana stimulan pembangunan rumah. Agar ibu tidak tidur di tenda dan bisa kembali tinggal di rumah," kata Mensos.
Mensos kemudian melanjutkan berkeliling bertemu dengan anak-anak yang tengah bermain di antara puing rumah yang terbakar. Beberapa kali Menteri berhenti untuk melayani anak-anak bersalaman dan berfoto bersama.
"Anak-anak terus semangat ya, jangan putus asa," katanya.
Mensos juga membagikan nasi kuning dan lauk pauk untuk warga serta doa bersama memohon keselamatan. Nasi kuning ini disiapkan rekan-rekan Tagana sekaligus wujud syukur karena pada 24 Maret Tagana Indonesia merayakan hari ulang tahun ke-15.
Saat memberikan nasi kuning, Menteri sempat menyuapi seorang balita dalam gendongan sang ibunya. Hafidz, balita berusia 2,5 tahun itu tampak menurut saat Menteri Agus menyodorkan nasi dan lauk. Ia pun lahap menyantap makanan.