Jika tidak ada perubahan berarti, diprediksi Jokowi-Ma’ruf menang tebal atas Prabowo-Sandi. Menurut Dendik, yang dapat dilakukan kubu Prabowo-Sandi adalah mempersempit jarak elektabilitas. Jika seluruh suara undecided voter mampu direbut, Prabowo-Sandi berpeluang meraih hingga 45,9 persen, atau sedikit di bawah perolehan suara pada Pilpres 2014.
“Prabowo dapat menunjukkan kemampuannya sebagai pimpinan oposisi dalam berhadapan dengan Jokowi sebagai petahana,” kata Dendik.
Sebaliknya, jika kubu Jokowi-Ma’ruf mampu merebut seluruhnya atau sebagian besar suara undecided voter, maka pemerintahan mendatang akan memenangkan dukungan kuat rakyat. Dendik pun menyarankan agar Jokowi melakukan pendekatan terhadap Gerindra usai pencoblosan demi menjaga stabilitas politik.
Survei Polmatrix Indonesia dilakukan pada 20-25 Maret 2019, dengan jumlah responden 2000 orang. Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error ±2,2 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(Angkasa Yudhistira)