Didaulat untuk membuka acara yakni pematung Nyoman Nuarta. Seniman yang dikenal lewat mahakarya Garuda Wisnu Kencana ini menegaskan pentingnya memenangkan Jokowi-Amin demi Indonesia yang tetap menjunjung tinggi nilai toleransi dalam pluralitas suku, budaya, serta agama.
"Jokowi-Kiai Ma'ruf adalah optimisme Indonesia yang diyakini akan membawa negara ini lebih maju, mandiri dan bebas dari para koruptor, radikalis yang anti-Pancasila dan anti-kebhinekaan," tegas Nyoman.
Direktur Relawan TKN Jokowi-Amin, Maman Imanulhaq, yang hadir membaca doa kebangsaan mengaku sangat terharu atas dukungan para seniman ini. Dukungan seniman ini memiliki makna yang sangat penting di tengah hiruk-pikuk pilpres yang semakin bising dengan ujaran kebencian dan hoaks serta ditunggangi kelompok radikal anti-Pancasila, eks teroris, dan preman jalanan.
Maman menambahkan bahwa manuver kelompok ini merupakan potensi ancaman keamanan, apalagi kelompok ini makin nekat melakukan aksi door to door.
"Dukungan seniman Jabar ini jadi oase yang menyejukkan pilpres yang memanas. Para seniman mengingatkan bahwa politik hanya alat untuk mewujudkan kemajuan. Insya Allah, Jokowi-Amin akan membawa Indonesia yang maju dan berprestasi," ujar penulis antologi puisi 'Kupilih Sepi' ini.
(Hantoro)