JAKARTA - Politikus senior PAN Amien Rais mengaku langsung menghubungi calon Presiden Prabowo Subianto setelah menerima kabar awal penganiyaan yang menimpa Ratna Sarumpaet. Hal tersebut dilakukan sebelum mengetahui bahwa perkara itu merupakan hoaks.
Amien menjelaskan, awalnya sangat kaget dan syok mendengar Ratna Sarumpaet dianiaya oleh orang tak dikenal. Oleh sebab itu, dia berinisiatif menghubungi Prabowo Subianto.
"Saya juga shock (kaget) bagaimana mungkin seorang tokoh aktivis perempuan teraniaya terduga pelanggaran sehingga saya buru-buru mencari Prabowo," kata Amien Rais saat dihadirkan menjadi saksi sidang Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).
Ketika itu, Amien menyebut, dalam pertemuan di Hambalang, Ratna tak menghadiri rapat lantara sakit. Akhirnya, pada kesempatan itu kronologi kejadian tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang.
"Beliau (Ratna) hanya menyatakan sakit, tidak bisa bicara, kemudian Nanik (Nanik S Deyang) bilang ada 2-3 gigi rampal," ungkap Amien.