(Baca juga: Ungkapkan Kecewa terhadap Elit Politik, Prabowo Gebrak Mimbar)
“Biasanya kata-kata dan sikap kasar yang tidak terkontrol itu merupakan ekspresi dari kepanikan, atau stres menghadapi kenyataan di luar ekspektasi. Orang-orang menyebutnya kalap,” ujar Misbahul.
Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini berdoa semoga semua capres-cawapres diberikan kesehatan lahir batin, sehingga bisa menyampaikan gagasannya dengan lebih jernih dalam Pilpres 2019.
Khususnya pada Prabowo, Wakil Direktur Tim Koalisi Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ini berharap untuk bisa lebih mengontrol diri.
“Semoga Pak Prabowo juga sehat lahir batin menghadapi pilpres yang sudah dekat ini. Yang terpenting bisa sedikit lebih mengontrol emosi dan narasinya. Karena aksi semacam itu, hanya akan membuat malu pendukung Beliau sendiri,” ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)