Keberhasilan tax policy Jokowi, menurut Hasto, terlihat dari peningkatan daya terima perpajakan, sehingga keseimbangan primer dalam APBN tidak lagi negatif.
"Kedaulatan ekonomi justru dijalankan melalui kebijakan pajak yang prudent; mencegah shock economy, dan secara gradual tumbuh secara sistemik dan semakin besar. Apalagi dari aspek makro, nilai tukar yang stabil, inflasi rendah, dan kemudahan bisnis makin membaik seiring dengan perombakan menyeluruh terhadap hambatan investasi," ujarnya.
Menurutnya semakin terlihat bahwa Indonesia memerlukan pemimpin negarawan yang paham terhadap sistem nilai, dan sekaligus memahami detail terhadap arah dan jalan kebijakan ekonomi untuk kemakmuran bangsa.
“Debat pun akhirnya membuka orientasi pemimpin. Pemimpin lama menggambarkan pesimisme, dan pemimpin visioner memahami masa depan namun berpijak pada kenyataan."
(Salman Mardira)