Dia menjelaskan, patroli untuk mencegah serangan fajar dilakukan sejak memasuki masa tenang pada 14 April. Semua personel bergerak ke daerah-daerah sembari bersinergi dengan perangkat desa setempat.
"Kami lakukan patroli dengan berkeliling ke kampung-kampung ke pelosok-pelosok, sesuai wilayah masing-masing. Kemudian kita mengimbau masyarakat untuk juga mengantisipasi ada orang-orang luar yang keluar-masuk desa, diantisipasi juga. Sebelumnya juga ada ada beberapa desa yang deklarasi antipolitik uang," beber dia.
Selain itu, pihaknya juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi politik uang. "Kita juga menyiapkan apel siaga, dan sejak saat itu anggota terus-menerus melakukan keliling ke bawah untuk melihat situasi di lapangan. Juga melakukan pembukaan posko pengaduan melalui media sosial juga ada hotline sehingga masyarakat jika mengetahui dugaan pelanggaran bisa melapor," ucapnya.
Baca Juga: Polisi Bakal Tembak di Tempat Pengacau Pemilu
(Fiddy Anggriawan )