Jimly Asshiddiqie: Menang Nyorakin, Kalau Kalah Tidak Terima, Itulah Iblis Politik

Antara, Jurnalis
Senin 22 April 2019 17:21 WIB
Jimly Asshiddiqie (Heru/Okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Prof Dr Jimly Asshiddiqie mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali ke urusan masing-masing usai Pemilu 2019 dan menyerahkan sisa pekerjaan ke penyelenggara pemilu dan tim sukses.

"Semua warga yang sudah memilih, sudah cukup, selesai, kita kembali ke urusan masing-masing. Tinggal timses saja yang disuruh bekerja sekarang menghimpun bukti-bukti kalau ada potensi sengketa mengenai hasil pemilihan umum, yang penting sekarang jangan lagi berwacana, jangan lagi perang opini di medsos," kata Jimly di Gedung ICMI Center Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Dia menyebutkan bahwa pemilihan umum pada akhirnya harus dipahami sebagai cara untuk memilih pemimpin. Ketika sudah terpilih, calon presiden tersebut harus jadi presiden untuk semua orang selama lima tahun, termasuk yang tidak memilihnya.

"Maka Jangan dianggap segala-galanya ini, biasa-biasa saja lah, orang presidennya juga nggak kenal sama kita," kata dia seperti diwartakan Antaranews.

 

Jimly mengimbau pada seluruh masyarakat penting untuk berhenti berwacana dan beropini di media sosial untuk meredakan ketegangan.

Sedangkan bagi para elit politik, tokoh partai, dan tim sukses juga diminta untuk menurunkan tensi politik bersama-sama guna meredakan ketegangan di masyarakat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya