TKN Jokowi Klaim Miliki 25 Ribu Bukti Kecurangan Pemilu Dilakukan Kubu Prabowo-Sandi

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Kamis 25 April 2019 19:00 WIB
Hasto Kristiyanto (kiri) memberi keterangan pers (Fahreza/Okezone)
Share :

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengklaim memiliki 25 ribu bukti dugaan kecurangan Pemilu 2019 yang dilakukan oleh kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Bukti-bukti pelanggaran itu akan dilaporkan ke Bawaslu.

Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, kasus-kasus kecurangan dilakukan kubu pasangan capres-cawapres nomor urut 02 dihimpun di antaranya berdasarkan laporan dari masyarakat yang diterima Posko Pengaduan dibentuk TKN Jokowi sejak 9 April lalu.

Kasus pelanggaran itu, menurut Hasto, termasuk money politics atau politik uang yang dilakukan secara masif.

“Ada kami menerima laporan-laporan pengaduan, dari total pengaduan yang kami terima. Bentuk-bentuk kecurangan 25 ribu termasuk di dalamnya ada money politics,” ujar Hasto di sela syukuran relawan Jokowi di Rumah Aspirasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2019).

 

Sekjen PDI Perjuangan mengatakan kasus politik uang di antaranya ditemukan pihaknya di Jawa Timur dan Jawa Barat, dua provinsi dengan pemilih terbanyak dan jadi rebutan peserta Pemilu.

“Praktik money politics yang juga dilakukan secara masif dengan simbol 2, simbol 2 itu (senilai) Rp 200 ribuan. Kami temukan itu di Jawa Barat, di Jawa Timur,” ujarnya.

Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya sedang memilah-milah bukti itu lalu akan melaporkannya ke Bawaslu untuk ditindaklanjuti.

“Ya kami siapkan mana yang bisa diproses laporan Bawaslu, mana juga untuk menghadapi sengketa di Mahkamah Konstitusi,” katanya.

 

Hasto berharap Prabowo-Sandiaga tidak menggugat hasil Pemilu 2019 ke MK, karena jarak suara dengan Jokowi-KH Ma’ruf Amin dinilai terlalu tebal.

“Kami berharap itu tidak dilakukan karena proses pemilu dengan selisih yang cukup tebal. Tetapi itu merupakan hak konstitusional yang dimiliki pak Prabowo dan pak Sandi. Dengan demikian kami juga menyiapkan diri tim hukum, tim advokat kami menyiapkan sekiranya nanti ada gugatan.”

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya