JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengatakan, akan melaporkan dugaan kecurangan Pemilu 2019 ke Bawaslu dengan data, bukan teriak-teriak lewat video supaya viral.
Hal ini diungkapkan Direktur Advokasi dan Hukum TKN Ade Irfan Pulungan di Posko Cemara, Jakarta, Kamis (25/4/2019).
Menurut Irfan, TKN sudah sudah membuka posko pengaduan lebih kurang satu minggu sebelum pencoblosan Pemilu 2019 dimulai, hingga hari ini dari Posko Pengaduan melalui hotline telepon call center, sudah masuk lebih kurang 25.000 pengaduan. Jumlah laporan tersebut tidak hanya datang dari seluruh Indonesia, namun juga dari seluruh dunia.
"Banyak juga warga negara Indonesia dari luar negeri melaporkan pengaduan kepada kami," jelas Irfan.