TAPACHULA - Para pejabat di bagian selatan Meksiko menyatakan sedikitnya 1.300 migran meninggalkan sebuah pusat penahanan pada hari Kamis (25/4/2019).
The National Institute of Migration (INM) menyatakan, “Orang-orang yang ditempatkan di pos migrasi telah kabur dalam skala besar.”
Banyak di antara migran yang melarikan diri itu adalah warga Kuba, sebut INM.
Sekitar 700 migran kembali secara sukarela ke pusat tahanan di Tapachula, di negara bagian Chiapas sedangkan sekitar 600 lainnya masih diburu, jelas INM.
Baca: Ketua Ormas Penodong Migran di Perbatasan AS-Meksiko Berlatih Membunuh Obama dan Clinton
Baca: Ormas Pendukung Donald Trump Hadang Migran Pakai Senjata di Perbatasan AS-Meksiko