Mahfud mengatakan dirinya juga orang penganut garis keras.
“Garis keras seperti saya, saya ini garis keras di bidang membela KPK dalam memberantas korupsi, ndak ada kompromi dengan saya. Sama orang Aceh punya prinsip Anda kampanye pun apa, kalau saya punya pendirian ini ndak bisa,” ujarnya.
“Nah itulah sebabnya kemudian saya usul ke pak Jokowi yang berdasarkan quick count menang dan mungkin terus menang, tolong ini dirangkul orang-orang garis keras ini diberi pelayanan bagaimana Islam itu dikembangkan di Aceh dengan pandangan masyarakat Aceh, di Sumatera Barat, di Jawa Barat dan sebagainya, agar pak Jokowi tidak dituduh anti-Islam,” tutur Mahfud.
Islam, menurutnya, selalu menyediakan bahan-bahan dan materi untuk perkembangan masyarakat.
“Salam untuk saudara-sudara di Aceh, kita saudara se-Muslim, saudara se-Indonesia. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” pungkas Mahfud.
(Salman Mardira)