NEW YORK – Najibullah Zazi akan dibebaskan karena dianggap kooperatif dengan memberikan informasi kepada petugas kontraterorisme Amerika Serikat.
Zazi ditangkap karena berencana mengebom kereta bawah tanah New York pada 2010. Ia menjalani hukuman selama 10 tahun.
Zazi mengaku bersalah pada 2010 atas tiga dakwaan karena berkomplot untuk mengebom kereta bawah tanah, saat hari peringatan serangan teroris 11 September.
Tetapi sejak itu, warga naturalisasi Amerika berusia 33 tahun itu memberi bantuan "luar biasa" kepada otoritas kontraterorisme Amerika, ujar jaksa.
Baca: Veteran AS Berencana Meledakkan Bom sebagai Pembalasan Serangan Gereja di Selandia Baru
Baca: Napi di Amerika Serikat Bunuh Teman Satu Sel lalu Memenggal Kepalanya
Sejak ditangkap, Zazi dikunjungi lebih dari 100 kali untuk memberi informasi, kata jaksa dalam pengajuan pengadilan.
Ia juga bersaksi dalam beberapa persidangan dan "memberi informasi penting dan wawasan unik tentang al-Qaeda dan para anggotanya."
Menurut jaksa, Zazi menjadi radikal ketika tumbuh besar di wilayah Queens, New York.
Ia direkrut dan dilatih al-Qaeda untuk mengebom kereta bawah tanah New York dalam bulan suci Ramadan dan peringatan ke-8 serangan teror 11 September.
(Rachmat Fahzry)