Secara kasat mata, video itu jelas tidak terjadi pada tanggal 1 Ramadan. Sebab, dalam video itu terlihat penampakan bulan. Padahal, pada 1 Ramadan, bulan belum muncul di atas langit.
Baca juga: Heboh Surat Pemberhentian Ustaz Abdul Somad sebagai Dosen, Ini Faktanya
Seperti dikutip dari laman delfino.cr, para ahli dari Sekolah Geologi Amerika Tengah, yang terletak di Universitas Costa Rica menyatakan bahwa fenomena itu terjadi pada 23 April.
Meteor itu membentuk fenomena bercahaya yang dikenal sebagai bolide, yang dengan cepat melintasi atmosfer sebelum jatuh. Fragmen utama yang dapat diakses oleh para spesialis adalah 1,07 kilo.
“Itu dianalisis di tempatnya jatuh, dengan bantuan tim khusus dari Bagian Petrography dan Geokimia dari Sekolah Geologi. Banyak fragmen kecil lainnya muncul, tetapi total massa yang ditemukan oleh penduduk tidak diketahui,” jelas pusat pendidikan tinggi.