"Pada saat kemerdekaan selama perang dunia kedua gedung ini diduduki oleh Jepang. Naskah proklamasi didiskusikan di gedung ini. Setelah itu ada negosiasi antara Indonesia dengan Belanda di sini dengan mediator dari Inggris. Jadi gedung ini nmbersejarah untuk Inggris dan Indonesia. Jadi kami memilih untuk menanam pohon lagi untuk merayakan persahabatan," tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Anies mengatakan penaman pohon tersebut merupakan salah satu untuk menjaga sejarah.
"Saya meneruskan saja penananaman pohon ini menandai tepat momen ini di lokasi sangat bersejarah kita bertanggung jawab menjaga sejarah bagi generasi penerus kita," tutup Anies.
(Khafid Mardiyansyah)