Indahnya Masjid Ramlie Musofa, Taj Mahal-nya Indonesia

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Sabtu 18 Mei 2019 14:02 WIB
Masjid Ramlie Musofa di Sunter, Jakarta Utara (Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone)
Share :

INDONESIA merupakan negara yang kaya akan masjid dengan arsitektur yang indah dan menawan. Tak hanya megah dari luarnya saja, banyak masjid di negeri ini yang memiliki daya tarik tersendiri hingga membuat mata siapapun yang melihatnya akan merasa takjub.

Nah, bagi Anda yang masih bingung mencari tempat alternatif untuk beribadah, sekaligus berwisata religi di bulan Ramadan ini, tak ada salahnya kamu berkunjung ke ke Masjid Ramlie Musofa di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Ya, bangunan megah berwarna putih itu memiliki tiga lantai. Di mana lantai dasar diperuntukkan bagi tempat salat wanita, sedangkan lantai dua dan tiga untuk tempat salat laki-laki. Masjid ini berlokasi di depan Danau Sunter dengan dilengkapi lift dan sangat ramah bagi penyandang disabilitas.

Imam Masjid Ramlie Musofa, Solehudin mengungkapkan, masjid yang memadukan beberapa unsur budaya itu didirikan oleh seorang mualaf keturunan Tionghoa asal Nangroe Aceh Darusalam, Ramlie Rasidin pada tahun 2011-2016.

"Masjid ini dibangun pada 2011 oleh Bapak Haji Rasidin," katanya saat berbincang dengan Okezone belum lama ini.

Soleh mengatakan, masjid berdesain mirip Taj Mahal di Agra, India itu diakuinya memadukan empat unsur budaya, yakni Indonesia, Tionghoa, Arab dan India. Budaya Arab kata Soleh, mewakili asal lahirnya agama Islam, Tionghoa yang memang asal leluhurnya dan budaya India terinspirasi dari persembahan Kaisar Kerajaan Mughal, Shah Jahan terhadap istrinya Mumtaz Mahal.

"Di sini bisa dilihat ada beberapa perpaduan budaya, China-nya ada, Arab-nya ada, Indonesia-nya ada dan unsur India-nya ada," kata dia.

Alasan Ramlie ingin membangun masjid yang mirip dengan Taj Mahal di India tak lain atas dasar rasa cinta. Jika Shah Jahan membangun Taj Mahal atas dasar kecintaanya terhadap sang istri, maka Ramlie membangun masjid tersebut sebagai wujud kecintaannya terhadap agama, negara dan keluarganya.

Adapun nama Ramlie Musofa sendiri merupakan singkatan dari anggota keluarganya, yakni kata 'Ram' yang berarti nama dirinya, 'Li' merupakan nama istrinya, Liu Kin dan Musofa singkatan ketiga anaknya yakni Muhammad, Sofyan dan Fabian. "Nama Masjid ini singkatan dari anggota keluarganya Pak Rasidin itu," ujar Soleh.

Bicara material bahan bangunan masjid seluas 2.000 meter persegi ini tidak tanggung-tanggung. Haji Ramlie mendatangkan marmer dari Turki dan Italia, serta beberapa ornamen ukiran seperti pada mimbar yang khusus didatangkan dari Jawa.

"Marmer, garnit didatangkan dari Turki dan Italia. Tapi ada sebagian yang lokal juga," ucapnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung masjid, Komaruddin mengaku takjub dengan keindahan Masjid Ramlie Musofa. Saat dirinya memasuki pintu gerbang. pandangannya langsung disuguhkan oleh kaligrafi indah Surah Al-Fatihah dengan tulisan China dan Arab yang juga dilengkapi terjemahannya dalam Bahasa Indonesia.

Tak hanya itu, di area masjid juga terdapat beberapa goresan kaligrafi surah dalam Alquran yang menerangkan gambaran hari kiamat dan hari pembalasan. Tujuannya, tak lain ialah agar seluruh muslim senantiasa ingat kepada Allah SWT.

"Bagus, di sini sangat nyaman sekali kita ibadah, tempatnya bagus di depan ada sungai, mirip dengan aslinya (Taj Mahal). Bisa dibilang ibaratnya ya ini Taj Mahal-nya Indonesia," kata Komaruddin.

Hal senada diungkapkan jamaah lainya, Mutmainnah. Menurutnya, masjid megah yang diresmikan oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr Nasaruddin Umar itu memiliki cita rasa luar negeri, selain arsitektur bangunan juga suasana di sekitarnya.

"Serasa kayak salat di luar (negeri). Saya ke sini enggak setiap hari, tapi kalau lewat sini pasti mampir," kata Mutmainnah.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya