JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM dan perusahaan berbasis aplikasi online Gojek melakukan nota kesepahaman (MoU) pemberdayaan dan peningkatan kemampuan para pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui program Gojek Wirausaha.
Penandatanganan MoU dilakukan Deputi bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto dan Chief of Public Policy and Government Relation Gojek Dyan Shinto E. Nugroho di Jakarta, Senin (20/5).
Rulli mengatakan upaya Gojek dalam mengembangkan UMKM secara tidak langsung mendukung gerakan kewirausahaan dan menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru di tanah air.
"Ini sejalan dengan keinginan pemerintah yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat," kata Rulli.
(Deputi bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto bersama Direktur Jendral Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Bambang Satrio Lelono dan Chief of Public Policy and Government Relation Gojek Shinto Nugroho melakukan MoU dalam pemberdayaan dan peningkatan kemampuan para pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.)
Era Revolusi 4.0 tidak bisa dihindari, era dimana teknologi informasi berkembang sangat cepat. Pelaku usaha diharapkan mampu mengantisipasi segala perubahan yang terjadi sebagai konsekuensi dari kemajuan teknologi informasi.