Gojek, kata Rulli, sudah menjadi fenomena tersendiri yang dilengkapi dengan fitur GoRide, GoFood, GoSend, GoShop, GoBox dan lain-lain. Karena itu, dengan penandatanganan MoU ini, Rulli berharap dapat mewujudkan komitmen untuk memberdayakan dan meningkatkan daya saing UMKM melalui pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan skala bisnis, keterampilan dan kesejahteraan UMKM di Indonesia melalui teknologi.
Selain dengan Kemenkop UKM, Gojek juga melakukan penandatanganan MoU dengan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Ketenagakerjaan Bambang Satrio Lelono.
"Kolaborasi strategis antara dua Kementerian dengan Gojek ini secara umum bertujuan membantu pelaku UMKM supaya bisa naik kelas, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pemberdayaan UMKM pada ekonomi digital," kata Dyan Shinto E Nugroho.
Ia menambahkan, Gojek selalu mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para UMKM supaya terus tumbuh. Lewat kerjasama ini, Dyan Shinto berharap, menjadi kunci mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Acara juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Presiden Gojek Andre Sulistyo, Deputi Produksi dan Pemasaran Victoria br Simanungkalit, Dirut Baznas Arifin Purwadinata, Dirut Jasa Raharja dan lain-lain.
(Fahmi Firdaus )