JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Agro Yuwono mengatakan sebagian tersangka perusakan dan perusuhan pada aksi 21-22 Mei di sekitaran Jakarta, tidak memiliki pekerjaan.
"Beberapa tersangka ini ada yang tatoan, umurnya 19 tahun. Hampir mayoritas mereka tidak bekerja. Yang lain masih didalami," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/5/2019).
Dikatakan Argo, tindak kriminal tersebut sudah direncankan dan dibiayai. Uangnya pun sudah dimasukkan ke dalam amplop dengan nominal Rp200 hingga Rp500 ribu.
Selain itu, ada juga uang dengan nominal Rp5 juta yang disimpan di dalam tas. Serta ada mata uang Dolar Amerika sebanyak USD2.760.
"Dolar dari lombok. Ini TKP-nya di Gedung Bawaslu. Dolar ini totalnya USD2.760," tuturnya.