Di sisi lain, Aria menyayangkan sikap Prabowo - Sandi yang ambigu dalam menyikapi aksi unjuk rasa yang berujung rusuh. Menurutnya, satu sisi seolah berupaya mendelegitimasi hasil pemilu, di sisi lain cuci tangan dengan menyatakan tak bertanggung jawab atas aksi yang berujung rusuh itu.
"Sikap ambigu yang ditunjukkan Prabowo-Sandi, satu pihak mendelegitimasi hasil pemilu, mendorong pendukungnya untuk bergerak demo di jalanan dengan narasi kecurangan pemilu, sementara di sisi lain berusaha cuci tangan dengan menyatakan tidak bertanggung jawab terhadap peristiwa 21 dan 22 Mei kemarin," tuturnya.
"Kami juga melihat fakta fatka yang sudah dibuktikan oleh kepolisian, di situ nampak sikap ambigu yang inkonsisten dengan jalan konstitusi yang ada," imbuhnya.
(Baca Juga: Ini Kondisi Jalan Jati Baru Menuju Slipi Pasca Aksi 22 Mei)
(Arief Setyadi )