Data dan Fakta Seputar Mudik Lebaran Periode 2013-2018

Fadel Prayoga, Jurnalis
Sabtu 25 Mei 2019 12:33 WIB
Pemudik di Terminal Bus Kampung Rambutan (Foto: Okezone)
Share :

MUDIK menjadi ritual penting bagi masyarakat Indonesia menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan. Jutaan masyarakat yang sedang merantau di Jakarta atau kota lainnya, rela menempuh perjalanan hingga ratusan kilometer demi tiba di kampung halaman untuk berlebaran bersama keluarga.

Berdasarkan data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, jumlah pemudik dari 2013 hingga 2018 jumlahnya berfluktuatif. Pada 2013, tercatat ada sebanyak 22,1 juta pemudik. Kemudian pada tahun 2014, meningkat menjadi 23 juta orang.

Pada 2015, jumlah pemudik menembus angka 23,4 juta orang, dan menurun di tahun 2016 yakni 18,16 juta orang. Setahun berikutnya, ada sekira 18,6 juta orang. Sementara di tahun 2018, masyarakat yang melakukan mudik ada sebanyak 19,5 juta orang.

Para pemudik menggunakan berbagai alat transportasi seperti sepeda motor, bus, kereta api, kapal, hingga pesawat terbang. Yang menjadi favorit masyarakat untuk pergi ke kampung halamannya adalah kendaraan roda dua. Di mana ada sekira 8,5 juta orang menggunakan motor pada tahun lalu.

Jika menilik dari tahun 2014, warga yang menunggangi sepeda motor saat mudik lebaran memperlihatkan tren yang terus meningkat. Pada 2014 ada sekira 1,4 juta unit kendaraan roda dua keluar Jakarta. Adapun pada 2015, jumlahnya meningkat dua kali lipat menjadi 2,52 juta unit.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya