Tim Inafis dan Labfor Selidiki Penembakan Misterius di Mako Brimob Purwokerto

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Sabtu 25 Mei 2019 12:33 WIB
Ilustrasi Polisi Melakukan Olah TKP untuk Keperluan Penyelidikan (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan misterius di Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

"Saat ini masih dilaksanakan olah TKP oleh Inafis dan Laboratorium Forensik (Labfor) serta ditangani oleh Polda (Jawa Tengah)," ucap Dedi saat dihubungi Okezone, Sabtu (25/5/2019).

Baca Juga: Pos Penjagaan Mako Brimob Purwokerto Ditembaki Orang Tak Dikenal 

Dia menambahkan, selain melakukan olah TKP, pihaknya juga sedang melakukan pemeriksaan sejumlah orang yang melihat kejadian penembakan misterius tersebut.

"Kini masih memeriksa saksi-saksi dulu," kata Dedi.

 

Sementara Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja membenarkan kejadian penembakan misterius di Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto.

Dia menjelaskan, personel Brimob yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Terdapat sejumlah jahitan untuk menutup luka sekaligus menghentikan perdarahan.

Baca Juga: Penembakan Misterius di Mako Brimob Purwokerto, 1 Personel Terluka 

"Dirawat di rumah sakiit terdekat tapi sudah bisa diizinkan pulang. Terdapat beberapa luka jahitan," katanya tanpa menyebut identitas anggota Brimob yang terluka.

Sebelumnya Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ditembaki oleh orang tak dikenal, pada Sabtu (25/5/2019) dini hari. Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, aksi penembakan tersebut diduga terjadi sekitar pukul 01.30 WIB.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya