NGAWI – Lima warga Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, meninggal dunia akibat terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD) selama lima bulan terakhir pada 2019.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi Djaswadi mengatakan sepanjang Januari hingga Mei 2019 di daerah itu terdapat 1.006 kasus demam berdarah.
"Dari jumlah itu, sebanyak lima penderita di antaranya meninggal dunia, serta 38 di antaranya tercatat sebagai dengue shock syndrome (DSS)," ujar dia kepada wartawan di Ngawi, mengutip Antaranews, Sabtu (25/5/2019).
Djaswadi menjelaskan DSS adalah kondisi pasien demam berdarah yang sudah sampai tahap syok, yang ditandai adanya perdarahan serta kejang-kejang.
Dia menyebut banyak faktor penyebab yang membuat penderita demam berdarah sampai meninggal dunia, di antaranya pasien terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.