JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan Ketua Bawaslu, Abhan bersama belasan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) membagikan takjil kepada anggota Brimob yang sedang berjaga-jaga di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat.
"Kami ucapkan terima kasih sudah datang menunjukkan rasa kepeduliaan. Anggota merasa didukung dalam melaksankan pengamanan," katanya di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).
(Baca Juga: Raih 85 Kursi, Golkar Akan Ajak Semua Pihak Berdamai di DPR)
Salah satu perwakilan aktivis HMI, Aziz mengungkapkan memberikan takjil merupakan bentuk apresiasi terhadap ratusan anggota Brimob yang sudah berjaga-jaga di kawasan Gedung Bawaslu saat aksi unjuk rasa yang berunjung rusuh pada 21 hingga 22 Mei.
"Kami ucapkan terima kasih kepada bapak-bapak Brimob yang berjaga-jaga di Bawaslu sejak aksi unjuk rasa," ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Gatot menuturkan peristiwa yang dilakukan para perusuh kemarin tak terulang kembali. "Kami mengimbuu mari kita lakasanakan demokrasi sesuai aturan yang ada. Saya juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan unjuk rasa, ada aturannya," ujarnya.
(Baca Juga: Yusril ke BPN: Link Berita Saja Enggak Bisa Dijadikan Bukti Kecurangan Pemilu)
Gatot menyarankan agar ke depannya masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa tidak disertai dengan aksi anarkis. "Jangan melakukan anarkis. Apalagi tindakan kerusuhan yang didesain sedemikian rupa. Ini bisa menggangu keamanan," ujarnya.
(Arief Setyadi )