Mereka mengklaim kontainer-kontainer yang tiba di Pelabuhan Kontainer Internasional Manila itu dilabeli plastik daur ulang, nyatanya menampung berton-ton sampah rumah tangga.
Pada 2016, pengadilan di Filipina memerintahkan sampah-sampah tersebut dikirim kembali ke Kanada dengan seluruh biaya ditanggung importir.
Pada tahun yang sama, Kanada mengamandemen aturan-aturan di dalam negeri mengenai pengiriman limbah berbahaya guna mencegah kejadian serupa terulang.
Awal bulan ini, Manila menarik duta besarnya dari Ottawa setelah Kanada tidak kunjung mengambil sampah-sampahnya di Filipina pada tenggat 15 Mei.
Kanada kemudian menyatakan akan memulai persiapan untuk mengambil sampah-sampah itu.
(Qur'anul Hidayat)