Dijelaskan Ferdy, beberapa kasus yang menonjol sebelum Ramadan misalnya seperti aksi tawuran remaja maupun pelajar jumlahnya menurun drastis. Meskipun beberapa waktu lalu sempat terjadi aksi gesekan antar dua kelompok remaja di Jalan Ki Hajar Dewantara, Ciputat.
"Tawuran bisa dikatakan tidak ada, kejadian-kejadian yang sifatnya menonjol belum ada," jelasnya.
Dikatakan dia, guna mengantisipasi gangguan keamanan selama Ramadan dan perayaan lebaran Idul Fitri 1440 hijriah ini, maka jajarannya disiagakan selama 24 jam penuh. Mendukung itu, Ferdy meniadakan cuti hari raya bagi anggotanya hingga batas waktu yang belum ditentukan.
"Cuti tidak ada. Kecuali setelah selesai salat 'Ied, jadi buat anggota yang tinggal di dekat-dekat Jakarta itu bisa lapor ke komandannya. Tapi kalau cuti resmi tidak ada," tukasnya.
(Angkasa Yudhistira)