JAKARTA – Angkutan moda raya terpadu (MRT) atau Ratangga mengalami penurunan penumpang selama tiga hari berturut-turut pada 3–5 Juni 2019. Hal itu dikarenakan banyak warga yang mudik di momen libur Idul Fitri 1440 Hijriah.
Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan pada 3 Juni 2019 angkutan Ratangga hanya mengangkut 62 ribu penumpang.
(Baca juga: Arus Mudik Lancar, Menhub: Terima Kasih Presiden)
Kamaluddin menyebutkan jumlah itu terhitung merosot dibanding hari berikutnya. Padahal, jumlah penumpang normal MRT Jakarta setiap harinya berkisar sebanyak 89 ribu.