Pemprov DKI Keruk Waduk Pluit Cegah Pendangkalan

Antara, Jurnalis
Selasa 11 Juni 2019 04:30 WIB
Waduk Pluit saat dilakukan normalisasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan pengerukan di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, untuk mencegah pendangkalan dan memastikan waduk selalu siap menampung hujan maupun luapan sungai dari hulu.

Pengerukan dilakukan lantaran sekitar sepertiga waduk mengalami pendangkalan yang membuat lapisan sedimen muncul permukaan.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal, menjelaskan jika sedimen muncul ke permukaan akibat kondisi permukaan air yang mengalami penurunan dari kedalaman maksimal yang mampu ditampungnya.

(Baca Juga: Pemprov DKI Tetap Lakukan Pendataan kepada Pendatang Baru di Ibu Kota

Yusmada menerangkan, kondisi cuaca di DKI Jakarta beberapa hari belakangan yang diguyur hujan gerimis dan cuaca mendung, membuat Waduk Pluit harus segera dikosongkan hingga air berada dalam kondisi Low Water Level.

Dengan melakukan pengerukan hingga tingkat Low Water Level ini diharapkan Waduk Pluit dalam kondisi siap untuk menampung air ketika hujan datang maupun kiriman aliran sungai dari hulu. Proses pengerukan inilah yang akhirnya memperlihatkan endapan lumpur di sebagian wilayah Waduk Pluit.

"Yang kelihatan sedimennya itu sekitar sepertiga waduk. Yang lainnya sudah dikerjakan, sudah tebal airnya (dibandingkan sedimen)," ujar Yusmada saat meninjau Waduk Pluit seperti dikutip Antaranews, Senin (10/6/2019).

 

Kepala Seksi Pemeliharaan Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menambahkan, pengosongan yang dilakukan telah sesuai dengan prosedur.

"(Lapisan Sedimen yang terlihat) itu hal yang wajar karena kita lagi tidak hujan. Ini cuacanya mendung, dan sewaktu-waktu bisa hujan. SOP-nya, kita harus memaksimalkan waduk dalam kondisi kering. Kenapa? Kalau tiba-tiba terjadi hujan, (Waduk Pluit) bisa menampungnya. Secara SOP, kami kosongkan. Karena kami dalam pengosongan, waduknya di-maintenance sambil dikeruk supaya pada saat hujan deras datang, waduk siap menampung," ujar Ika.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya