Dia juga menggunakan kartu itu untuk menginap di hotel-hotel mewah, membayar antara 20.000 dan 80.000 baht per malam, untuk perjalanan kelas satu dalam penerbangan domestik dan internasional, dan untuk membeli ponsel pintar dan tas serta pakaian bermerek mewah.
Polisi yang melakukan penangkapan juga menemukan barang–barang hasil dari belanja selama setahun yang menumpuk di rumah Thamolwan.
Di antara barang-barang yang mereka sita adalah batangan emas seberat 1,216 kilogram, kalung emas 30,4 gram, mobil, empat ponsel pintar, kamera GoPro, TV 55 inci, komputer notebook, amplifier, dan dompet dan tas mewah.
Polisi mengatakan Thamolwan mengaku mencuri kartu kredit karena marah setelah dia dipecat dan kemudian menggunakannya untuk menjalani kehidupan yang mewah.
(Rahman Asmardika)