Keren, Ditjen PSP Turut Beri Bantuan Korban Banjir di Sultra

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Sabtu 15 Juni 2019 09:02 WIB
Mentan Amran Sulaiman/dok Kementan
Share :

Sarwo Edhy menjelaskan, untuk para petani yang telah mengikuti asuransi pertanian, akan mendapatkan ganti rugi berupa uang. Sementara bagi petani yang belum mendaftar asuransi, pemerintah sudah menyiapkan alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk bantuan benih dan alat mesin pertanian (alsintan).

"Insya Allah, bagi yang sawah dan kebunnya rusak, kami akan salurkan bantuan bibit, pupuk, alat mesin pertanian dalam bentuk brigade dan sebagainya. Kita akan inventarisasi langsung untuk mengetahui tingkat kerusakan dan memberikan bantuan sehingga produksi tanaman pangan, perkebunan dan holtikultura bisa kembali dijalankan," jelasnya.

"Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Terkhusus para petani yang lahannya juga terdampak," sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memantau langsung pengiriman bantuan dan memastikan bantuan terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran di Kabupaten Kolaka Timur, Konawe Utara, Konawe, dan Konawe Selatan.

"Alhamdulillah, bantuan yang kita himpun sudah siap diberangkatkan dari Kendari menuju lokasi yang terdampak banjir yaitu di Konawe Utara, Konawe, Konawe Selatan, dan Kolaka Timur. Kami serahkan langsung kepada pemerintah daerah untuk didistribusikan ke masyarakat secara langsung," ujar Mentan Amran saat melepas bantuan total 65 truk, berupa 1 truk benih padi dan 64 truk bantuan bahan pokok di Markas Komando Resort Militer 143/Halu Oleo.

Kementan telah berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp 12 Miliar, baik dari internal sumbangan karyawan maupun donasi mitra Kementan. Bantuan senilai Rp 4 miliar langsung disampaikan hari ini di Kendari dan Rp 8 miliar berupa program terkait penaggulangan bencana untuk sektor pertanian.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya